Beranda Daerah Lampung Timur Gunardi Anggota Fraksi PKB Lamtim Apresiasi Perjuangan Gus Ami dalam Mengawal Perpres...

Gunardi Anggota Fraksi PKB Lamtim Apresiasi Perjuangan Gus Ami dalam Mengawal Perpres Dana Abadi Ponpes

198
0
BERBAGI

Lampung Timur (Lamtimpost)  – Anggota fraksi PKB  DPRD kabupaten Lampung Timur Gunardi, bangga dan sangat mengapresiasi perjuangan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Gus Ami) yang juga Wakil Ketua DPR RI yang sukses mewujudkan dana abadi pesantren.

Dengan ditandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 September 2021.

Gunardi mengapresiasi langkah Jokowi  atas Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren sebagai aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren yang disahkan oleh DPR sejak 15 Oktober 2019 lalu.

”Alhamdulillah, berkat perjuangan Ketum PKB akhirnya Presiden Jokowi menandatangani Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Ini yang kita tunggu-tunggu selama ini. ini akan menjadi kado indah bagi santri dan kalangan pesantren yang akan memperingati Hari Santri pada 22 Oktober mendatang,” ujar Gunardi

Dengan ditandatanganinya Perpres tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah dalam memajukan sekaligus perlakuan yang adil terhadap pesantren.

”Dulu Pak Jokowi melalui usulan dari berbagai kalangan pesantren dan dikawal oleh PKB, menetapkan Hari Santri Nasional pada 2015. Kemudian lahir Undang-Undang Pesantren pada 2019, dan kini diteken Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Ini harus kita apresiasi, dan PKB akan terus mengawalnya,” ujarnya.m

emang sudah seharusnya bangsa ini memberikan perhatian kepada pesantren. Sebab, pesantren memiliki kiprah atau peran yang sangat besar bagi bangs a ini, bahkan jauh sejak Republik ini berdiri.

”Lahirnya Indonesia juga tidak lepas dari peran pesantren, para santri, para kiai, pesantren pulalah yang selama ini menjadi kekuatan dalam melahirkan kader-kader bangsa yang berakhlaqul karimah. Tidak akan berdiri bangs aini tanpa adanya peran dari kalangan pesantren,” tambahnya

”Ketika yang lainnya harus belajar virtual, di pesantren umumnya masih tetap belajar tatap muka karena memang sistem di pesantren adalah isolasi. Berkumpul tapi isolasi. Jadi orang luar tidak bebas masuk. Alhamdulillah, selama ini secara umum sistem belajar di pesantren masih berlangsung lancar dan aman,” pungkasnya

Dalam Perpres tersebut, disebutkan pada Pasal 3 bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren dikelola untuk pengembangan fungsi pesantren meliputi fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Sumber pendanaan penyelenggaraan pesantren sebagaimana diatur pada pasal 4 bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren bersumber dari masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Dana Abadi Pesantren.

Sementara pada Pasal 5 disebutkan bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren dapat berupa uang, barang, dan atau jasa.(R*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here