Beranda Kriminal Tega seorang Ayah di Lamtim “Cabuli” Putri Kandungnya

Tega seorang Ayah di Lamtim “Cabuli” Putri Kandungnya

994
0
BERBAGI

Pekalongan (Lamtimpost) — Biadab..!, entah apa yang merasukinya hingga seorang Ayah yang seharusnya melindungi buah hatinya justru tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih dibawah umur.

Tragisnya lagi pria berinisial HER (60th) warga desa Tulus Rejo,Kecamatan Pekalongan,Lampung timur tersebut melakukan berulang kali terhadap putrinya mulai umur belasan sampai si anak punya suami.

Terakhir perbuatan biadab tersebut dilakukan HER pada 24 Agustus 2021,.pukul 2.30 dini hari di kediamannya dimana saat korban Bunga (bukan nama sebenarnya) tidur di kamar, kemudian HER masuk ke dalam kamar korban yang pada saat itu tidak terkunci,dengan mengancam dan menodongkan sebilah senjata tajam, korban yang dibawah ancaman hanya bisa pasrah.

Selanjutnya pada Jum’at tanggal 27 Agustus 2021 pukul 15.30 Wib sore HER hendak melakukan perbuatan Bejat itu kembali namun ditolak oleh Bunga sambil berteriak sehingga tetangga datang kerumah, serta merta HER langsung kabur meninggalkan rumah.

Warga dan suami korban yang kesal akhirnya menemukan HER yang bersembunyi di Gubuk area kebun milik warga. tak ayal HER menjadi bulan bulanan warga karena kesal atas perlakuan HER.

Lebih lanjut Polisi datang mengamankan HER dan mengamankannya di Polsek Pekalongan atas dasar surat penyerahan yang dibuat oleh keluarga dan kepala desa untuk dilakukan proses Hukum lebih lanjut.

Kapolsek Pekalongan
Iptu Rahadi SH, mendampingi Kapolres Lampung Timur Akbp. ZACKY A NASUTION SH SIK MH membenarkan kejadian tersebut. (31/08/21)

” Tersangka dan barang bukti telah di amankan di Mapolsek dan kepadanya akan di kenakan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“UU 35/2014”) dan diubah kedua kalinya dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“Perpu 1/2016”) sebagaimana yang telah ditetapkan sebagai undang-undang dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 285 KUHPidana”pungkasnya.(R*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here