Beranda Hukum & Kriminal Lsm GIPAK Mensinyalir Ada Anggaran Fiktif di Dinas Pariwisata Lamtim

Lsm GIPAK Mensinyalir Ada Anggaran Fiktif di Dinas Pariwisata Lamtim

626
0
BERBAGI

Sukadana (Lamtimpost) —  Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat  Gerakan Independent Pemberantasan Korupsi (  DPP LSM GIPAK )  menyoroti beberapa item anggaran Kegiatan festival dari Dinas Pariwisata Lampung Timur.

“Salah satunya Festival Krakatau tahun 2020.
Karena menurut informasi yang masuk  Pagelaran akbar Lampung Festival Krakatau 2020 ditiadakan, akan tetapi menjadi sebuah pertanyaan besar Anggaran di Dinas Pariwisata Lampung Timur terealisasi 100% saat dilihat di LKPJ”Ujar Rini Mulyati Sekjen GIPAK didampingi Arip  Setiawan kepada Awak Media.(06/08/21)

Anggaran sebesar Rp.51. 482.301,- yang dikelola Dinas Pariwisata Lampung Timur terpenuhi 100% artinya dilaksanakan sepenuhnya oleh Dinas Pariwisata Lampung Timur akan tetapi kegiatannya disinyalir fiktif.

“Sangat Ironis, pada Tahun Anggaran 2020 Dinas Pariwisata Lampung Timur telah menganggarkan satu kegiatan yakni Festival Krakatau, kegiatan itu merupakan rangkaian acara Festival yang digelar oleh Pemerintah Daerah Provinsi Lampung,,namun di tiadakan  atau telah dibatalkan oleh oleh  Provinsi Lampung, karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terkait wabah covid 19, pada saat itu Melalui Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto beserta jajarannya, kepada beberapa media mengatakan pelaksanaan kegiatan Festival Krakatau tahun 2020  telah dibatalkan oleh pemerintah Daerah propinsi lampung”jelasnya Rini

Lebih lanjut dia mengatakan Setelah ada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lampung Timur Tahun Anggaran 2020, kegiatan Penyelenggaraan  Festival Krakatau tersebut didalam anggaran Dinas Pariwisata Lampung Timur telah terealisasi seratus persen (100%).

“Terkait hal itu Kami   DPP LSM GIPAK sudah melayangkan surat Klarifikasi namun belum ada jawaban dan juga Kami sudah beberapa kali mendatangi Kepala Dinas Pariwisata Lampung Timur di Kantornya namun selalu tidak ada ditempat dan  melakukan konfirmasi melalui Kabid Pariwisata Ketut melalui  pesan WhatsApp, tapi sayang dia tidak memberikan jawaban terkait informasi kegiatan dimaksud” tambahnya.

Menurut Rini, Kepala Dinas Pariwisata Lampung Timur ini tidak semestinya menghindar  dan berupaya menutup informasi pelaksanaan kegiatan itu. Negara kita memiliki undang- undang keterbukaan informasi publik dan terkait anggaran bukanlah rahasia negara.

Sampai dengan saat ini DPP LSM GIPAK belum mendapatkan jawaban Klarifikasi dari Dinas Pariwisata Lampung Timur, oleh karena itu LSM GIPAK dalam waktu dekat ini akan melayangkan Laporan Pengaduan ke pihak terkait, belum lagi di tahun 2020 adanya kegiatan penyelenggaraan semarak Festival Lampung Timur yang menelan Biaya Rp. 63.985.597 ;, serta Penyelenggaraan Festival Budaya Daerah dengan anggaran Biaya Rp. 92.337.483,-, semuanya sudah di layangkan Surat Klarifikasinya namun sampai dengan berita ini diturunkan belum ada jawaban juga oleh Dinas Pariwisata Lampung Timur.

(Her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here