Beranda Infrastruktur Terkait Jalan Lapen di Desa Gunung Mulyo, Kasi PMD Sekampung Udik...

Terkait Jalan Lapen di Desa Gunung Mulyo, Kasi PMD Sekampung Udik & Dinas PMD akan Turun ke Lokasi

323
0
BERBAGI

Sekampung Udik (Lamttimpost) — Jalan Lapen  di desa Gunung mulyo, kecamatan Sekampung udik, kabupaten Lampung timur,  yang dibangun tahun 2020 dengan anggaran yang di alokasikan dari DD (Dana Desa) seberar Rp. 228.509.000; (Duaratus duapuluh delapan juta Limaratus sembilan ribu rupiah) dengan panjang 900 meter yang terletak didusun I dan II mendapat respon dari Plh.Kasi PMD  kecamatan setempat.

Menurut Nunuk Sulistyaningsih Kasi PMD kecamatan sekampung  Udik menyatakan  bahwa dia turut serta memonitoring  Lapen tersebut

” yang jelas pembangunan lapen itu ditahun 2020, sedangkan saya menjabat akhir 2020, tapi saat monitoring bersama dinas  PMD kabupaten saya juga ikut, saat itu tidak ada permasalahan, jika ada temuan, nanti kita koordinasikan dengan pendamping teknis, karena yang dapat menilai layak apa tidaknya itu, pendamping teknis” jelas Nunuk saat ditemui di kantor kecamatan Sekampung Udik (22/07/21)

lebih lanjut Nunuk akan berkoordinasi dengan Camat dan dinas PMD kabupaten Lampung Timur

“Selanjutnya, nanti apa hasilnya akan kita sampaikan ke pak sekcam (Sekertaris kecamatan_red) atau camat, kalau perlu turun,kami akan turun ke bawah, jika nantinya perlu ditindak sampai ke PMD akan kami bawa Ke PMD kabupaten” tambah Nunuk

Di beritakan sebelumnya bahwa  Jalan Lapen Desa Gunung Mulyo Sekampung Udik Dalam Hitungan Bulan Sudah Hancur seperti pantuan di lokasi,jalan yang dibangun tahun 2020 yang lalu kini  terlihat begitu tipisnya lapisan aspal sehingga rumput – rumput banyaknya yang tumbuh subur dibadan jalan dan dasaran jalan seperti tanah dan batu Underlaugh bermunculan.

Kepala desa setempat Eko cahyono  saat itu membenarkan jalan tersebut pembiayaannya  bersumber dari dana desa (DD) tahun 2020.

” benar kegiatan jalan lapen yang terletak didusun tersebut menggunakan dana desa (DD) tahun 2020,itu sudah sesuai dengan juklak dan juknisnya”jelasnya (01/07/21).

Terpisah Anton selaku TPK saat dikonfirmasi di kantor desa mengatakan ” pengerjaan lapen di Dusun 1 dan II memang menggunakan dana desa tahun 2020, untuk masalah anggaran nya saya lupa, ketebalan juga  saya juga lupa, yang jelas itu sudah sesuai dengan juklak dan juknis dan juga pendamping desa, pihak kecamatan dan tim monitoring juga sudah survei” paparnya.

Warga yang ketika dimintai komentarnya juga mengakui buruknya Pengerjaan jalan Lapen tersebut.

“Pengerjaanya sangat mengecekan,karena tidak sesuai itu bangunan yang biayai oleh anggaran Dana Desa tersebut dimana rumput – rumput sudah maulai tumbuh, Lapenya mulai hancur hanya dalam hitungan bulan “keluh seorang warga yang namanya minta tak disebut. (Herman.S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here