Beranda Daerah Lampung Timur Polemik E_Warong & KPM di desa Selorejo Batanghari, ini Penjelasan Kadis ...

Polemik E_Warong & KPM di desa Selorejo Batanghari, ini Penjelasan Kadis dan Kades.!?

181
0
BERBAGI

Batanghari (Lamtimpost) — Polemik E_Warong dan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di desa Selorejo, kecamatan Batanghari,Lampung Timur patut di duga ada pihak tertentu yang “Bermain” demi kepentingan pribadi

hal tersebut disampaikan oleh pemilik E_Warong di desa tersebut yang meminta namanya tak disebutkan.

“Saya didatangi oleh perangkat desa yang meminta saya untuk pindah dari Suplayer lama ke Suplayer baru, tapi saya jawab saya sudah MOU (kesepakan bersama) dengan Suplayer yang lama,jadi saya belum mau pindah” ujarnya.(14/07/21).

Masih di desa yang sama salah seorang Penerima BPNT mengaku bahwa dia di panas panasi oleh seseorang Wanita berinisial Mr untuk memprotes E_Warong

“Saya nggak ngerti apa apa tapi didatangi oleh ibu Mr untuk memprotes mengganti E _Warong dan Suplayer dengan alasan jumlah telur yang seharusnya 17 hanya ada 14 butir”ujar KPM yang juga minta namanya di rahasiakan.

“Saya mah sebagai “Wong cilik” menerima dengan rasa Syukur apa yang telah diberikan oleh pemerintah,gak ada protes -protesan, memang pernah saya menyaksikan telur yang ada di E_Warong ada yang Pecah jadi saya memaklumi itu “tambahnya.

Sementara kepala desa.Selorejo Supriyono di dampingi Bhabinkamtibmas dan BPD desa setempat membantah bila Perangkat desa teelibat dalam hal itu.

“nggak ada itu, saya sebagai kades tak mau terlibat dalam masalah itu, hal sebenarnya adalah, adanya laporan dari KPM kepada BPD yang meminta agar E_Warong dan Suplayer di ganti dengan alasan jumlah telur yang didapat tak sesuai dengan nominalnya”jawab Supriyono kepada awak media di balai desa setempat.

‘menindak lanjuti laporan tersebut maka di musyawarahkan di balai desa dengan mengundang kedua belah pihak,BPD, Bhabinkamtimas untuk mencarika jalan kelur yang terbaik” tambahnya pula.

Lebih lanjut Kades juga menyayangkan pihak TKSK ( Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang tak pernah melakukan Sosialisasi dan pelatihan kepada warga penerima Bantuan Pangan Non Tunai

“Seharusnya TKSK memberikan penyuluhan atau pelatihan kepada KPM agar mereka paham seperti apa dan bagaimana seharusnya hak dan kewajiban KPM, ini gak pernah sama sekali” tambahnya yang di amini Bhabinkamtibmas dan ketua BPD.

Sementara Tarmuji kepala dinas Sosial kabupaten Lampung Timur ketika di hubungi menjelaskan kewenangan dan kapsitas yang Berkaitan dengan E_Warong.

“E_Warong itu merupakan Hak dan kewenangan daripada Bank Mandiri atau Bank – Bank Pemerintah yang ditunjuk oleh Kemensos,E_Warong Merupakan Agen Bank yang sudah terdaftar di Kemesos lalu untuk menentukan Suplayer itu sepenuhnya Hak dari E_Warong untuk memilih Suplayer “Jelas Darmuji melalui sambungan telepon pribadinya.

“Aparat Pemerintah,ASN,Camat, kades semua tidak boleh mengarahkan sesuai Pedum yang ada ” tutupnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here