Beranda DANA DESA Jalan Lapen di Desa Gunung Mulyo Sekampung Udik Dalam Hitungan Bulan Sudah...

Jalan Lapen di Desa Gunung Mulyo Sekampung Udik Dalam Hitungan Bulan Sudah Rusak

312
0
BERBAGI

Sekampung Udik.(Lamtimpost) — Dana Desa (DD)  dialokasikan oleh pemerintah melaluai Kementrian desa  (Kemendes) digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat demi kemandirian dan kemajuan desa.

Faktanya masih ada oknum – oknum tertentu yang disinyalir mencari keuntungan dengan pengelolan dan pengerjaan terkesan asal jadi.

Seperti yang ada di desa Gunung mulyo,kecamatan Sekampung udik, kabupaten Lampung timur, jalan lapen yang dibangun tahun 2020 didesa tersebut dengan anggaran yang di alokasikan dari DD seberar Rp. 228.509.000; (Duaratus duapuluh delapan juta Limaratus sembilan ribu rupiah) dengan panjang 900 meter yang terletak didusun I dan II dikerjakan terkesan asal jadi.

Pantuan di lokasi,jalan yang dibangun tahun 2020 yang lalu kini  terlihat begitu tipisnya lapisan aspal sehingga rumput – rumput banyaknya yang tumbuh subur dibadan jalan dan dasaran jalan seperti tanah dan batu Underlaugh bermunculan.

Eko Cahyono kades Gunung Mulyo

Kepala desa setempat Eko cahyono  saat dikonfirmasi terkait jalan lapen didesa gunung mulyo membenarkan itu sumber dana dari dana desa (DD) tahun 2020.

” benar kegiatan jalan lapen yang terletak didusun tersebut menggunakan dana desa (DD) tahun 2020, dan menurutnya sudah sesuai dengan juklak dan juknisnya”jelasnya (01/07/21).

Terpisah Anton selaku TPK saat dikonfirmasi di kantor desa mengatakan ” pengerjaan lapen di Dusun 1 dan II memang menggunakan dana desa tahun 2020, untuk masalah anggaran nya saya lupa, ketebalan juga  saya juga lupa, yang jelas itu sudah sesuai dengan juklak dan juknis dan juga pendamping desa, pihak kecamatan dan tim monitoring juga sudah survei” paparnya.

Warga yang ketika dimintai komentarnya juga mengakui buruknya Pengerjaan jalan Lapen tersebut.

“Pengerjaanya sangat mengecekan,karena tidak sesuai itu bangunan yang biayai oleh anggaran Dana Desa tersebut dimana rumput – rumput sudah maulai tumbuh,Lapenya mulai hancur hanya dalam hitungan bulan “keluh seorang warga yang namanya minta tak disebut. (Tim*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here