Beranda Daerah Lampung Timur Satpam Pasar Lampung Timur Menjerit, Disperindag Turunkan Honor sampai 50 Persen

Satpam Pasar Lampung Timur Menjerit, Disperindag Turunkan Honor sampai 50 Persen

1593
0
BERBAGI

Sukadana (Lamtimpost) — Honor Turun sampai 50 Persen Puluhan Satpam Pasar Kabupaten Lampung Timur menggelar Aksi di Kantor Bupati (15/03/21).

Aksi tersebut terpaksa dilakukan karena 97 petugas keamanan pasar ditahun 2021 hanya menerima honor sebesar Rp.350.000; (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dari Dinas Perindustrian Perdagangan (Disprindag) Lampung Timur l.

Besaran upah para satpam tersebut berdasarkan surat edaran Disprindag Kabupaten Lampung Timur, tertanggal 03 Januari 2021, yang intinya sebanyak 97 satpam Pasar se-kabupaten hanya diberikan honor 350 ribu jauh lebih kecil dari tahun lalu

Diruang Sekretaris Daerah Lampung Timur, Ariza Satpam Pasar Purbolinggo salahsatu perwakilan satpam pasar, menyampaikan perihal pemangkasan gajih petugas keamanan pasar tersebut sudah sejak tahun 2020, namun hanya sebesar 50 ribu.

,”Tapi tahun 2021 ini hilang 50 persen, dari sebelumnya 700 ribu, sekarang kok cuma mau dibayar 350 ribu, perbulanya, sementara kita satpam bekerja 1X24 jam, karena itu kami tegas menolak itu,” keluh Ariza.

Dalam kesempatan itu, beberapa orang perwakilan satpam juga menyampaikan bahwa sejak Dinas Pasar dipimpin Rosdi, para satpam tidak pernah lagi memiliki SK, dan sampai saat ini hanya mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK) sepihak.

,”Kami para satpam, sejak Dinas dipimpin Pak Rosdi, tidak pernah lagi ada SK, tapi hanya SPK yang ditanda tangani Kabid (Edi Susilo Red), disebut pihak ke satu, dan yang kami rasakan SPK itu berat sebelah,” tambah Ariza.

Kepada awak media, Ariza menyampaikan sikap dan kebijakan Dinas Pasar yang dirasa sewenang-wenang, dengan tidak menghargai kinerja para satpam pasar yang bekerja selama 1X24 jam.

,”Kita dulu mendaftar jadi satpam banyak proses yang dilalui, Bukan hanya daftar terus langsung jadi, kok tiba-tiba diperlakukan seperti ini, kalau tau seperti ini, mending kami jadi centeng saja sekalian,” ujarnya.

Asrul Hasani satpam Pasar Sukadana juga menambahkan, selama ini Dinas juga tidak pernah menyediakan perlengkapan satpam, baik PDH ataupun PDL dan sebagainya.

Sementara Rosdi, Kepala Dinas Pasar Lampung Timur mengakui perihal minimnya anggaran untuk honor satpam.
,”Memang honor untuk satpam itu jauh sekali, tahun lalu ada kenaikan karena usulan dari DPRD,” jawabnya.

Sementara Kepala Bidang Perdangan Pasar, Disperindag, Edi Susilo menyampaikan adanya penurunan anggaran untuk alokasi anggaran honor pengelolaan pasar.
,”Tahun lalu dianggarkan 2 Milyar, tapi tahun 2021 ini turun menjadi 1,5 milyar, itupun untuk honor petugas kebersihan dan retribusi pasar,” tambah Edi.

Sementara PJ Sekda Kabupaten Lampung Timur, Tarmizi, kepada satpam yang hadir saat itu menjanjikan bahwa apa yang dikeluhkan para satpam tersebut akan ditindak lanjuti kepada Bupati selaku pimpinan daerah.

Berkaitan dengan hal itu Amir Faisol Ketua LMP Markas Cabang Lampung Timur menyayangkan sikap yang tidak peduli dari penanggung jawab para tenaga keamanan pasar tersebut.
LMP Lampung Timur berharap adanya kepedulian dari Pemerintah Kabupaten terhadap para satpam tersebut.

,”Dari pengetahuan saya, satpam itu dulu direkrut okeh pemerintah daerah melalui dinas terkait, dan dalam proses perekrutan satpam hampir sama dengan POL PP, lalu diperlakukan tidak manusiawi seperti itu,” tandas Amir. (R*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here