Beranda Daerah Lampung Timur Tangan Dingin Peto Sanjaya,Burung Dara Memiliki Nilai Jual Jutaan Rupiah

Tangan Dingin Peto Sanjaya,Burung Dara Memiliki Nilai Jual Jutaan Rupiah

316
0
BERBAGI

Sukadana (Lamtimpost) — Bermula dari Hobby, beternak burung dara untuk perlombaan “kolong” ternyata mampu menjajikan peluang usaha yang bernilai jutaan rupiah seperti yang dilakoni Peto Sanjaya, warga Mataram Marga, Kecamatan Sukadana,Lampung Timur.(20/10/20).

Dibawah tangan dinginnya Burung dara ( Merpati) hasil ternakan nya bisa mencapai harga puluhan juta per ekor.

Terdapat 12 kandang yang berkontruksi indah, dan dari kandang kandang itu terdapat 12 pasang burung dara yang sudah terawat maksimal.

“burung dara yang ada di kandang itu sudah siap dilombakan, perawatan sudah ekstra”.Terang Peto kepada awak media.

Disisi lain masih terdapat sebuah kandang khusus yang terdapat puluhan ekor burung dara yang masih anakan, burung dara anakan tersebut merupakan anak anak dari induk juara milik Peto Sanjaya. Dirinya membeli satu indukan dengan harga di atas 10 juta.

“saya membeli dari pulau jawa yang memang memiliki trah atau keturunan juara”.tambah Peto.

Dia menjelaskan beberapa burung dara yang memilik trah juara dengan harga ratusan juta, Peto mengatakan burung dara bernama Kenwood, garong, qiu qiu, sapu angin, satlit, sapu lawan. Itu semua merupakan juara tingkat nasional.

“Saya sudah beli keturunanan nya semua”.Ucap nya.


Kini pria yang memiliki komunitas burung dara dengan nama Sanjaya Team itu, mengaku usaha burung dara lomba jenis kolong sangat menjajikan, bahkan jika sudah terbukti meraih juara keturunan nya pun akan memiliki nilai tawar tinggi,”anakan burung dara tempat saya sudah banyak di tawar dengan harga minimal 2 juta”.Tegasnya.

Lebih lanjutbPeto berharap ke depan Pemerintah Lampung Timur bisa memberikan suport kepada peternak burung dara yang ada di Lampung Timur.

“support dimaksud bukan persoalan memberikan bantuan namun dengan mengagendakan perlombaan perlombaan merupakan sudah bentuk dukungan pemerintah, jika perlombaan ramai maka, potensi pasar akan melonjak, penjual pakan juga mendapat dampak pasar, dan juga di tempat perlombaan bisa dijadikan lokasi warga berjualan makanan”.tutupnya.(R*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here