Beranda Hukum & Kriminal Seorang Ayah Tega Berulangkali Cabuli Anak Kandung Yang Masih SMP

Seorang Ayah Tega Berulangkali Cabuli Anak Kandung Yang Masih SMP

1441
0
BERBAGI

Lmpung Tengah (Lantimpost) — Tak kuat menahan birahi, setelah di tinggal istri meninggal dunia. Seorang ayah tega mencabuli putri kandungnya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak empat kali.

Sang anak yang takut menolak keinginan ayah, terpaksa merelakan tubuhnya dilumati oleh sang ayah.

Namun kian hari, korban selalu gundah memikirkan nasib naas yang menimpanya, semula ia menggantungkan seluruh hidupnya terhadap sang ayah.

Namun harapan itu pupus sudah setelah ayah kandungnya ternyata menjadi buas, karena tega menghancurkan masa depan hidupnya.

Tak sanggup menahan derita yang begitu dahsyat korban Bunga (nama samaran) yang merupakan pelajar SMP tersebut menceritakan nasib buruk yang menimpanya saat bulan Ramadhan, kepada kepala dusun (kadus) kampung setempat.

Berbekal cerita dan Bunga sang kepala dusun maporkan Taufiqurahman (34) warga Kampung Sidobinangun Kecamatan Way Seputih ke Polsek Seputihbanyak.

Berbekal laporan dari Sohib seorang kepala dusun, polisi menangkap sang predator anak kandungnya tersebut pada Rabu (3/6/2020).

“Benar pelaku telah kita amankan, beserta barang-bukti, dipolsek guna pengembangan lebih lanjut,” jelas Kapolsek Seputihbanyak Iptu Eko Heri Susanto, mewakili Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunghoro.

Dilanjutkannya, bahwa perlakuan bejat yang dilakukan tersangka terhadap korban yang merupakan anak kandungnya itu dikakuakan dibulan Mei 2020.

“Ada yang dikmar tidur, ruang nonton tv, ada juga yang ia lakukan di kamar mandi,” kata Eko Jum’at (5/6/2020).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya Taufiqurahman, dibidik menggunakan pasal 76 D jo pasal 81 dan pasal 76 E jo pasal 82 UU No.17 Tahun 2016 tentang penetapan pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Guna pengembangan lebih lanjut pelaku dan barang-bukti diamankan di Mapolsek setempat. (rls/ndo/nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here