Beranda Daerah Profesi Jurnalist di Halang halangi Kasi Pelayanan desa Purwosari, Akan Lapor ke...

Profesi Jurnalist di Halang halangi Kasi Pelayanan desa Purwosari, Akan Lapor ke Penegak Hukum

214
0
BERBAGI

Lampung timur, (LamtimPost)-Profesi wartawan kembali mendapatkan tindakan yang tidak menyenangkan dari perangkat desa purwosari kecamatan batanghari nuban kabupaten lampung timur, kali ini terjadi,kepada wartawan terjadi di balai desa setempat.pada hari Rabu, (22/04/20).

Kejadian tersebut bermula dari dua jurnalist yang Hendak konfirmasi terkait kegiatan program dana desa (DD) 2020 dengan kepala desa purwosari ( Edy sutopo ) namun saat tiba di balai desa kepala desa(Edy sutopo) tidak berada di tempat,dan saat salah satu jurnalis bertanya kepada perangkat desa yang berada di tempat justru, bukan jawaban yang di dapatkan dari seluruh perangkat desa yang ada namun,hanya terdiam ( JUST SILENT )

Lanjut lagi karna seluruh perangkat desa hanya terdiam,maka salah satu seorang jurnalis melihat ke salah satu ruangan karna pintu ruangan terbuka, namun salah seorang perangkat desa,

Kasi pelayanan ( HERIYANTO ) menegur dengan kata kata yang tidak pantas bisa di katakan kurang menyenangkan dan seperti alergi dengan jurnalis sampai ia mengatakan (Jangan masuk ke ruangan itu, ruangan kepala desa bukan sembarang orang yang bisa masuk,dan tambah dia Emangnya kenapa saya ini mantan anggota ) dan saya ini polisi desa pungkasnya terhadap kedua jurnalis tersebut.

Dari kejadian tersebut sangat disayangkan kepada kasi pelayanan ( HERIYANTO ) melontarkan dan berdebat seperti menantang jurnalis sampai berdiri dari kursinya dengan gaya emosi.

Kemudian salah seorang perangkat desa yang lain keluar dari ruangan kerjanya (Seger) selaku kasi pemerintahan desa coba menenangkan salah satu kawan nya tersebut yang sudah emosi dan naik pitam

Lanjut lagi sebagai Tim Pelaksanaan Kegiatan ( TPK ) BAYU mengajak dan coba menenangkan kedua jurnalis yang sudah di maki2 dan di marah oleh ( HERIYANTO ) kedalam ruangan kepala desa yang tadi dikatakan tidak boleh sembarang orang yang masuk, dan meminta maaf atas kejadian yang dialami mas dan haraf di maklumi saja dan saat di tanyakan apakah benar mantan seorang anggota si (Seger) mengatakan mungkin iya mas dulunya mantan angota papar seger, kemudian Kami coba memberi arahan dan niat baik datang untuk konfirmasi mas.

Yang mau ketemu dengan kepala desa Purwosari Edi Sutopo maka nya kami ke kantor balai desa porwosari,malah kami diterima oleh Heriyanto selaku kasi pelayanan namun kami mendapat kan pelayanan yang tidak beretika sangat kasar.

Karena sesuai UU pokok pers nomor 40 tahun 1999, tentang barang siapa yang menghalangi halangi wartawan pada saat sedang meliput dan memberikan keterangan palsu maka ini akan dikenakan sangsi pidana.

Kemudian tiba tiba muncul BAYU selaku (Tim Pelaksana Kegiatan) TPK memberikan amplop kepada kedua jurnalis tersebut dengan kata2 ini dari pak lurah mas tolong di terima ini pungkas Bayu.

(fad).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here