Beranda Daerah Diduga Lahan Pekarangan Warga Di Serobot Dinas PUPR Lampung Timur

Diduga Lahan Pekarangan Warga Di Serobot Dinas PUPR Lampung Timur

279
0
BERBAGI

Lampung timur- (Lamtim Post)-Diduga Penyerobotan Tanah Milik Helmi ( 48 ) Terletak Didesa Sukadana Pasar Kecamatan Sukadana Lampung Timur sudah di Uruk Oleh Pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Pemukiman Perumahan (PUPR) Lamtim Pada tahun 2019.Selasa (28 Januari 2020)

Helmi (48) warga Desa Kibang Kecamatan Menteng kabupaten tulang bawang menuturkan pada Lamtimpost.com sangat terkejut pada saat menengok pekarangan yang terletak di Sukadana pasar yang tidak jauh dari kantor kecamatan setempat sudah terpasang papan plang nama proyek dari dinas PUPR Lamtim.

Lahan pekarangan di duga di serobot oleh pihak dinas PUPR dengan di uruk, membuat bingung karna kegiatan selama ini belum pernah ada laporan atau kordinasi dengan saya sebagai pemilik, untuk melakukan kegiatan bahwa mau di uruk.

Menurutnya tanah itu mutlak milik saya dengan dasar kepemilikan dari akte Jual Beli Pada tahun 1955 ada padanya dengan luas tanah lebar 10 meter. panjang 23 meter.jelas helmi

Padahal sebelumnya rencana pada lahan pekarangan tersebut ia akan buat usaha untuk membuat bangun penginapan karna jaraknya tidak seberapa jauh dengan kota sukadana dan Pemda lamtim namun ini sudah lain ceritanya karna sudah ada urukan.

Untuk di ketahui, Helmi menujukkan bukti Dasar kepemilikan kelengkapan surat JUAL BELi (AJB) yang tertulis diatas kertas segel pada tahun 1955. Rumah serta pekarangan tersebut hak milik saya sendiri, hingga saat ini tidak pernah lahan pekarangan tidak pernah di jual belikan atau gadai pada pihak manapun, jadi lahan ini tidak ada sangkut pautnya dengan pihak manapun ataupun dinas PUPR Lamtim,Tegasnya

Kemudian Helmi bercerita asal muasal lahan pekarangan tersebut dibeli oleh kakek saya Sutan Raja kuasa,( ALM ) dari Bapak Masagus Umar Soleh pekerjaan dagang,bertempat tinggal di.pasar Sukadana kecamatan kewedanaan Sukadana kabupaten Lampung tengah.disebut fihak kesatu ( penjual ) kakek saya yang disebut fihak ke dua.sebagai pembeli berdasarkan surat akte dijual beli pada tahun 1955.

Atas hal tersebut maka Helmi langsung menyambangi ke kantor PUPR dari jam 13:00 istirahat sekitar jam 14 :15 wib, ketemu langsung sekretaris dinas PU Cen Suratman dan menyampaikan surat jual beli sebidang tanah dan bangunan rumah.cen menyampaikan ucapan trimakasih kepada Helmi sebagai warga masyarakat,dan didampingi oleh awak media, saya akan pelajari dan akan saya laporkan kepada kepala dinas untuk tindak lanjutnya jadi kita tunggu hasil nanti saya informasikan ke Bapak Helmi.tutup Cen.( Red )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here