Beranda Daerah Ditenggarai Pilkakam Pujokerto Curang, Mujiono Ngeluruk Ke Kantor PMK Minta Keadilan

Ditenggarai Pilkakam Pujokerto Curang, Mujiono Ngeluruk Ke Kantor PMK Minta Keadilan

243
0
BERBAGI

Lampung Tengah (Lpost.com) – Calon Kepala Kampung (Kakam) Pujokerto, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) Mujiono di dampingi tim pemenangannya mendatangi panitia tingkat kabupaten, untuk menyampaikan laporan dugaan kecurangan pada pilkakam beberapa hari lalu.

Mujiono menanyakan bahwa kedatangan rombongan kami, untuk menanyakan sejauh mana perkembangan laporan kecurangan yang diajukannya telah sampai di Dinas Dinas Masyarakat Kabupaten (PMK) Lamteng.

“Tujuan kedatangan kami kesini (red), untuk menanyakan perkembangan atas adanya dugaan kecurangan dalam pilkakam Pujokerto,”tegasnya.

Namun dari berbagai lampiran alat bukti Mujianto menuding bahwa adanya salah satu bukti pendukung yang hilang. “Kami sudah cross cek di Dinas PMK salah satu flashdisk yang isinya bukti-bukti kecurangan tidak ada. Akan tetapi kami, akan memberikan bukti dan file saat pemanggilan oleh panitia kabupaten akan kami persiapkan lagi,” terangnya, Minggu (24/11).

Kepala Bidang (Kabid) III Dinas PMK Lamteng Sumarno mengatakan, bahwa gugatan yang dilayangkan oleh Mujiono telah diterima oleh Dinas PMK. Nantinya, tim panitia tingkat kabupaten akan melakukan rapat serta pemanggilan baik panitia pilkakam tingkat kampung, pihak penggugat dan tergugat.

“Laporan gugatan sudah kami terima. Nanti kita bahas dengan tim panitia kabupaten dan konsilidasi terlebih dahulu. Agar nantinya, semua pihak yang terlibat dalam panitia pilkakam baik tingkat kampung dan kecamatan akan dipanggil termasuk pihak penggugat dan tergugat,” jelas Marno sapaan akbrabnya.

Peraturan pilkakam ini, tentu berbeda dengan Pemilihan legislatif, apabila terbukti ada kecurangan maka pilkakam di Kampung Pujokerto dinyatakan gagal. Sehingga, kampung tersebut akan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk oleh pihak kecamatan setempat, sampai adanya pilkakam kembali.

“Pilkakam berbeda aturannya dengan Pemilihan Legislatif (Pileg). Kalau di Pileg nomor urut satu gugur akan digantikan nomor urut dua. Namun, pilkakam tidak begitu. Bila pemilihan ini gagal, maka Plt lah yang akan menjabat sampai pemilihan kembali,” katanya.

Sementara itu, Kadis PMK Lamteng Firdaus menerangkan, pemilih yang berhak menggunakan hak suaranya yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah disepakati oleh panitia pilkakam tingkat kampung dan kecamatan.“DPT itu sudah diatur dalam Perbup. Di mana DPT yang telah disepakati itulah yang punya hak pilih,” paparnya.

Diketahui sebelumnya, pada pilkakam tersebut terindikasi adanya kecurangan dalam penambahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilakukan panitia pelaksana pilkakam tanpa adanya pemberitahuan secara tertulis kepada salah satu calon.

“Tentunya ini sangat menciderai demokrasi. Saya menilai panitia pilkakam berpihak kepada salah satu calon dengan menambah DPT tanpa adanya pemberitahuan kepada kami,” terang Mujiono, salah satu kontestan di pilkakam lalu.

Mujiono menerangkan, ada 1.962 DPT yang telah ditetapkan dan telah disepakati. Namun pada pelaksaan ada penambahan 12 pemilih dari luar kampung dengan menggunakan KTP dan KK tanpa adanya pemberitahuan kepada dirinya.

“Sebelumnya pada penambahan pemilih dengan menggunakan KK dan KTP sempat ditolak oleh tim saya. Namun tidak digubris oleh pihak panitia, dari situ saja kita sudah menilai bahwa ada kecurangan yang dilakukan oleh panitia,” kata Mujiono

Mantan kakam dua periode ini menambahkan, pihaknya akan terus mengawal masalah ini hingga ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Lamteng. Pihaknya akan menerima keputusan PMK apabila memiliki dasar-dasar yang cukup untuk menetapkan kakam terpilih.

“Saya akan menuntut keadilan karena pada pilkakam ini ada kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pihak lawan, dan bila PMK memutuskan lawan saya sebagai calon terpilih, itu harus memiliki dasar yang cukup memuaskan bagi kami, karena kami memiliki bukti dan saksi yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya. (Doy/nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here